Kehidupan memang terus berlalu
Beribu duka telah kurasakan
Beribu cinta telah kulewatkan
Hanya dengan hidup bersamamu
Tapi sekarang kandas
Luapan cinta yang biasanya bermuara canda
Luapan kasih yang terkadang menjadi semangat
Kini hanya tinggallah detak nafas yang terengah hanya karena kepalsuan
Kepalsuan cinta yang terbungkus harta
Yang hanya bisa membuat tubuh ini lemah dan tak berdaya
Diriku terlalu lemah dihadapanmu
Diriku terlalu bodoh dengan cintamu
Diriku takmampu dengan tipu daya mu
Cintamu, kasihmu, sayangmu, hanya ibarat racun yang terbungkus madu
Yang dapat membunuh siapapun yang meminumnya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar