Jumat, 11 Desember 2009

DESEMBER KELABU…..

hatiku gundah………….

hatiku gulana………………

akan semua yang kurasa saat ini

kutemukan jati diri sesungguhnya

dalam hidup yang penuh fatamorgana

dalam hidup yang penuh tanda tanya

ku hidup dalam bayangan

bayang-bayang sakti dipelukannya

yang selalu mendekapku hangat

yang selalu memberiku kebahagiaan

sehingga ku mampu bertahan

desemberku……….desember kelabu…..

menghantuiku dengan gabus-gabus itu

tanpa memberikanku penjelasan dengan sepatah katapun

kau hanya berisarat padaku

dengan jatuhnya dirimu ditempat tidurku

dengan jatuhnya dirimu ditempat kerjaku

membuatku memaknai dengan bayang kelam itu

hingga tak mampu mengharap sesuatu

selain dengan doa pada setiap tahajudku

selain dengan tahmid dalam setiap sujudku

selain dengan syair dalam lantunan ayat suciku

selain dengan air mata dalam setiap penyesalan atas setiap dosaku

selain dengan takbir dalam mengagungkan dan membesarkanmu ya Allah

ku bersimpuh, menengadah kan kedua telapak tangan kotor ini

mengharap ridho dan ampunanmu datang menghapus air mata sedu ini

dengan harapan kudapat bahagia disurgamu bersama bidadari-bidadari itu

Kamis, 10 Desember 2009

Malamku........!

Malam semakin larut, mataku ngantuk. tapi aku masih ingin rasanya membaca buku ini. habis asic dan seru buanget ditambah dengan semangatku yang selalu haus akan ilmu seakan memaksaku untuk menjadikan malam ini bagian dari siangku.

tapi aku takut, kata nenekku kesehatan itu penting. tidur minimal 6 jam untuk membuat tubuh kita kembali fit dan fresh dipagi hari. agar tak sakit-sakitan katanya. dan ibu juga bilang selain harus teratur tidur saja juga harus banyak maem buah biar sehat. sibuk boleh, tapi kesehatan tetap yang utama.

Musik sayu yang terdengar dari radio tuaku itu membuatku harus berkedip-kedip menahan rasa ngantuk yang luar biasa. belum besok harus bangun jam 3, solat tahjud, baca alquran, solat subuh, belum besok juga harus kuliah seharian full. ach…………. sudahlah, bagaimanapun harus saya sudahi baca bukunya.

Dengan tanpa basa basi aku langsung bergegas ke kamar mandi menggosok gigi dan membasahi mukaku dengan air wudu. setelah itu aku kembali ke kamar tidurku dan langsung merebahkan tubuhku di atas kasur empuk itu. kulafalkan doa sebelum tidurku dengan berpasrah diri penuh kepadaNYA dengan harapan hari esok aku masih dapat menghirup udara segar dengan ridhoNYA.

Rabu, 09 Desember 2009

Semoga…….!

suatu hari socrates didatangi seorang pemuda, sang pemuda berkata,aku sangat membutuhkan pengetahuan, lalu socrates menjawab, seberapa mendesakkah pengetahuan itu untukmu? jawab pemuda,sangat mendesak. lalu socrates mengajak pemuda itu pergi ke pantai,kemudian mereka berdua berjalan menuju ke laut, ketika air sudah sebatas leher,tiba-tiba socrates menenggelamkan kepala pemuda itu,pemuda itu tentu meronta karena tidak bisa bernapas,socrates kemudian bertanya,apa yang kamu butuhkan saat kau tenggelam tadi? jawab pemuda,aku butuh udara, socrates kemudian berkata,jika kamu membutuhkan ilmu seperti kamu membutuhkan air saat tenggelam, maka kau akan memperolehnya. selamat berefleksi ya mas, semoga sampeyan menjadi penulis besar.....

(08 desember 2009 oleh salah satu dosenku yang selalu membuatku mengepalkan tangan dan meneriakkan SEMANGAT…………)

KAMAR MUNGIL KITA


sayang……………lihatlah itu!
Sepetak ruang dengan warna pink
yang ku khususkan untukmu atas permintaanmu
lihat juga di dinding itu!
Terpampang foto kita berdua
Yang juga ku khususkan untukmu atas permintaanmu
Disana kita belajar menjalani kehidupan
Disana kita merajut mimpi kebahagiaan
Disana kita bersujud mengharap baiknya masa depan
Tapi kini………..
Semua terlihat berbeda
Lihatlah!
Kamar itu seakan punya mata
Dia seakan melihat kalau kita lagi berduka
Maka diapun seakan ikut menangis dan meneteskan air mata
Kamar itu seakan punya hati
Yang juga ikut merasakan kesedihan, kesepian,
serta kesunyian tanpa kita bersamanya
kamar mungilku……………maafkan aku
yang tak lagi bisa menemani malammu
kamar mungilku……………maafkan aku
yang tak lagi bisa membersihkan dan merapikan alas tidur itu
kamar mungilku……………maafkan aku
yang tak lagi bisa menghias gelapmu dengan cahaya lampu itu
kamar mungilku……………maafin aku
yang tak lagi bisa membacakan ayat-ayat suci seperti dulu
kamar mungilku …………...maafin aku
yang tak mampu melakukan semua itu padamu.
Kamar mungilku………..maafin aku
Karena aku harus kembali keduniaku yang dulu
Dimana rumah tuhan adalah istanaku.
Dulu…….kuterbujuk oleh rayuan cintanya
Aroma kesetiaan telah membuatku menghirup harapan baru
Dalamnya cinta telah membuatku tenggelam dalam keindahan
Manisnya janji telah membuatku melupakan segalanya
Ku korbankan pribadiku, kugadaikan istanaku, ku jual nama baikku, untuk menyelamatkan cintanya. Walau kutakmampu mencintai dan menyayanginya.
Tapi waktu telah mengubah segalanya
Hidup bersama membuat aku jatuh cinta
Kebaikannya membuatku yakin dia akan setia
Dan akupun lemah dihadapannya
Sehingga terikrar janji untuk selalu bersama selamanya
Terutama di surga.
Namun ……… kini semua berakhir
Manisnya janji yang kita ikrarkan berubah menjadi pahitnya empedu
Keinginan untuk sehidup sematipun sudah menjadi panorama kepalsuan
Sehingga rasa sayang yang terlanjur tertanam harus menjadi tangisan kesedihan
Ya Allah…………
Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang
Dengan menyebut namaMU ku coba untuk menjadi manusia sempurna
Dengan mensucikanMU ku coba untuk mentegarkan setiap langkahku
Dengan bersukur kepadaMU ku yakin akan keadilan dan kuasaMU
Maka dari itu berilah petunjukMU padaku
Untuk selalu meraih kasih dan sayangMU.

IBU…..!

Ibu setetes peluh didahimu

Tak akan pernah terbalas oleh kumbaran darahku

Karena aku tahu siksamu ibu

Seakan tak dapat ku bayangkan dalam benakku

betapa besar pengorbananmu

Semuanya..............!

semua kan berakhir begitu saja

seiring rasa berdesah meninggalkan kebahagiaan menjemput kepiluan,

seiring kasih dan sayang meninggalkan cinta menjemput kebencian,

seiring waktu berputar meninggalkan jejak malam menjemput siang,

seiring umur bertambah meninggalkan nafas menjemput kematian,

National Conference on Literature and Language Teaching, Universitas Ma Chung

Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris Universitas Ma Chung akan menyelengarakan konferensi dalam bidang Sastra dan Pengajaran Bahasa dengan tema "Promoting Global Perspective in Literature and Language Teaching". Konferensi akan diadakan di Universitas Ma Chung Malang, Jl. Villa Puncak Tidar Blok N-01, Malang.

Tanggal Penting:

Tenggat pengumpulan Ringkasan : 29 Januari 2010

Pengumuman penerimaan : 26 Februari 2010

Tenggat pengumpulan naskah : 16 April 2010

Tenggat pendaftaran peserta

Penyaji : 30 April 2010

Non penyaji : 2 Juni 2010

Pelaksanaan : 12 Juni 2010

untuk keterangan lebih lengkap silahkan kunjungi website kami di www.machung.ac.id/nacollit
email : nacollit@machung.ac.id

sumber : dikti.org 09-12-2009

Jumat, 04 Desember 2009

Satu buah e-mail Rp 204 jt


Hati-hati bagi sobat-sobat yang pada seneng OL seperti saat sekarang, karena klo salah tulis satu surat e-mail kita harus menebusnya dengan uang sebesar Rp 204 jt. seperti yang dialami oleh ibu Prita Mulyasari.

Karena Pengadilan Tinggi Banten telah memutuskan ibu Prita Mulyasari, terdakwa dugaan pencemaran nama baik RS Omni Internasional, bersalah dan wajib membayar denda sebesar Rp 204 jt. sumber : okezone.com Jum'at, 4 Desember 2009 - 11:20 wib

Kamis, 03 Desember 2009

Usut Tuntas Skandal Bank Century


Ketua Setara Institute, Hendardi, dalam keterangannya kepada okezone, Kamis (3/12/2009) meminta kepada semua pihak diluar parlemen untuk ikut andil mendorong Pansus Angket Bank Century agar bekerja maksimal dan tidak “hangat-hangat tahi ayam” yang hanya semangat di awal saja tapi akhirnya melempem , seperti pansus-pansus angket dahulu yang pernah di bentuk oleh DPR, yang selalu kandas pada akhirnya dan bahkan jangan sampai hasil akhir dari pansus ini hanya akan menjadi modal untuk kompromi politik. yang bisa membuat pelaku sekandal aliran dana Rp 6,7 triliun ini malah terlindungi dan aman dari ancaman hukum. (sumber: okezona.com Kamis, 3 Desember 2009 - 07:18 wib)



Berilah petunjukMU........!

terlalu jauh bahtera berlayar
terlalu banyak mutiara di atas karang
tetapi terlalu besar ombak dilautan sehingga kapalpun terdampar
begitulah mungkin nasib hubungan kita
istana besar nan megah
hasil rasutan dari benang yang patah
menjadi singgasana kita berdua melabuhkan kasih nan canda
tapi harus roboh oleh angin tak berpusara
begitulah mungkin nasib hubungan kita
lukisan olek berwarna jingga
dengan polesan kanvas panama
telah membahana menembus awang-awang cakrawala
tanpa mesin jet pesawat Batavia yang mengudara
dengan bangga semua matapun terpana
begitulah nasib hubungan kita
tapi kini ibarat perahu tak berawak
yang tak menepi karena terombang ambing gelombang lautan
tapi kini ibarat istana tanpa raja
sunyi dan sepi menjadi hiasan yang terindah
tapi kini ibarat lukisan tak bertuan
kehilangan makna dalam arti sesungguhnya
dan akupun hanya bisa terdiam
menyeka setiap tetesan air mata
yang menjadi teman dalam setiap kenangan dalam kebersamaan kita
tak semudah itu……………..teriakku,
disaat ku harus menelan semua mentah-mentah
karena terlalu besar pengorbananmu kepadaku
bukan perpisahan yang memberatkanku
tapi karena niat tulus dan hutang budiku padamu
takkan pernah terbalas jika hanya dengan air mataku
tuhan………..
berikan yang terbaik untuk dunia dan akhiratku menurutMU
karena hanya engkaulah yang maha mengetahui atas apa yang tidak kami ketahui serta tiada daya dan kekuatan dari hambamu yang lemah ini kecuali atas izin dan kehendakMU.
jadikanlah setiap sholawat dan istifarku sebagai saksi akan kasih sayang ku kepadanya. karena hanya kepada engkaulah kami mengadu……………..